mimpimu rumit seperti benang yang disulam
di negeri mimpi kau jatuh jauh terpelosok
dan doamu selalu sama tiap malam
berdoa agar mata ini tak terbuka lagi di hari esok
(Seniman Kecil)
untuk terakhir kali kutengok sebelum berkelana
dan terkejutnya aku
karena dibalik jendela sana
gadis cantik sedang menangis, menatapku
kudekati, kusadari bahwa itu hanya lukisan
(Hanya Lukisan)
Kuhanya bisa terpaksa tertawa
Untuk menutupi derasnya air mata
(Unfinished)
Akan kah kau berlari kembali?
Atau terus berlari tanpa kembali?
Kau boleh pergi
Tapi jangan bawa mimpiku
bersamamu
Temanku hanya mimpi itu
(Sendiri)
Kau hadirkan seribu bunga
dihidupku
Lalu kau tarik pelatuknya
Dan ketika api menetes
Aku hangus remuk tiada sisa
(Ketika Api Menetes)
ANJIR BANYAK YANG GUE SUKA HAHA KOK GUE PUITIS BANGET SIH
ada puisi ttg nakra tp datanya lupa dimana:'(
No comments:
Post a Comment